Wallpaper Laleur
Wallpaper ini di buat atas dasar sukarela saja. Tidak ada paksaan dan memang tidak ada pihak manapun yang memaksa hihi...
Ya hanya sealakadar gabut saja. Kebetulan ada kamera temen nganggur, daripada tidak digunakan, lebih baik saya pinjam saja haha...
Lalu saya pun meminjamnya, seraya berkata:
Saya: Ving kamera dipake te? Dia pun menjawab dengan nada seperti biasanya, lugas (lugu tapi tegas) awokawok
Daving: Hnte... Pak
Saya: Urang nginjem nya.
Daving pun menjawab lagi, masih dengan nada yang sama, lugas (lugu tapi tegas)
Daving: Pake we bisi arek dipake mah
Saya: Dalam hati (gud, memang itu jawaban yang selalu diharapkan) haha
Saya: Ok siap...
Singkat cerita, tibalah kamera di genggaman tangan saya, nyalakan kamera, otak atik settingan sikit, lalu coba motret, jepret sana jepret sini.
Namanya coba-coba, alhasil tidak mendapatkan gambar yang maksimal alias biasa-biasa saja. Ironisnya, lebih ke absurd. Hmmm... Lanjutin ngopi lagi lah.
Disela-sela planga-plongo merhatiin sekitar sembari ngops sama sebats (asik bahasanya ngops sebats) sok-sok'an aja biar kayak remaja-remaja masa kini, milenial, gaul... :v
Eh tiba-tiba ada se-ekor laleur hinggap di daun, tepat di depan tempat saya ngops. Entah dia cari perhatian atau apa.
Seakan-akan dia bilang (hey... fotoin aku dong, aku lagi cantik cantiknya ni, lagi pose bagus bagusnya).
Saya pun peka, langsung mengambil gambar. Alhasil, jadilah gambar laleur tersebut.
Di kotak-katik di kotak-katik, diracik melalui beberapa tahap dan hasil akhir jadilah wallpaper This Is Laleur.
____________Sekian dan tengkiu.
-Mos Sidik
Komentar